About
Blog ini merupakan catatan dalam keseharian saya bekerja dan belajar di bidang komputer, khususnya sekuriti. Saya bekerja di sebuah perusahaan IT, pada divisi komputer sekuriti. Secara garis besar, divisi ini dapat dibagi dalam 4 sub-divisi: Security Software, Secure Network Connection, Security Consultation, dan Security Assesment.
1. Security Software (produknya sendiri lebih dari satu)
- Anda ingin mengirimkan pesan dengan aman?
- Ingin mempermudah audit dalam jaringan komputer Anda?
- Ini adalah total solusi keamanan untuk jaringan Anda!
2. Secure Network Connection
- Kami akan mendisain dan mengelola jaringan Anda 7×24 jam 365 hari setahun! Anda hanya perlu fokus terhadap bisnis model Anda!
- Tim kami (Incidence Response Team) akan siap membantu Anda mengatasi Hacker yang mengancam jaringan Anda.
3. Security Consultation
- Anda ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan komputer di institusi Anda?
- Kami akan membantu Anda untuk mendapatkan sertifikasi ISO27001 untuk institusi Anda.
4. Security Assesment
- Tidak yakin jika jaringan komputer Anda aman? Kami akan mencoba masuk
- Kami akan mencoba menerobos jaringan untuk Anda sebelum hacker lain melakukannya.
Pekerjaan saya sendiri sekarang mengenai produk keamanan (security software). Tidak semua catatan di sini berhubungan dengan pekerjaan ini, tetapi perpindahan dalam divisi sering terjadi, sehingga setiap orang diharapkan untuk selalu siap dan melengkapi diri dengan pengetahuan di bidang komputer sekuriti secara luas.
Pada saat saya menulis suatu artikel, kemungkinan besar, saya baru saja membaca tentang hal tersebut. Jadi akan banyak ditemukan suatu artikel hanya ada separuh, atau belum selesai ditulis. Tetapi, memang menulis itu lebih sulit dibandingkan membaca saja. Dengan menulis, diharapkan pemahaman tentang artikel yang dipelajari saat itu, akan lebih mendalam. Saya teringat akan perkataan salah seorang senior di kantor, “Input untuk output sangat efektif”. Maksudnya, pada saat membaca atau mendengarkan kuliah/seminar, kita menginput diri kita dengan pengetahuan. Input ini akan lebih efektif, kalau pada saat itu kita berpikir, bahwa pengetahuan ini akan kita bagi, ceritakan, atau tulis, dengan kata lain, kita output ke luar dalam waktu dekat